“Recovery Pasca Latihan Fisik”

Rekomendasi Recovery dengan metode Sport Massage

Penulis: Ali Akbar Farhani

Olahraga/latihan fisik merupakan kegiatan yang banyak dilakukan oleh masyarakat, dengan tujuan meningkatkan dan menjaga kebugaran serta untuk pencapaian prestasi. Olahraga/latihan fisik menuntut tubuh untuk selalu bergerak. Dengan konsentrasi dan koordinasi yang baik maka tujuan atau manfaat dari olahraga/latihan fisik dapat tercapai.

Dalam melakukan olahraga/latihan fisik ada beberapa faktor yang harus diperhatikan salah satunya adalah pemulihan pasca olahraga/latihan fisik. Pemulihan pasca olahraga merupakan upaya dalam mengembalikan kondisi fisik serta menghilangkan asam laktat dalam tubuh.

Asam laktat dalam darah pada tubuh akan meningkat pada saat melakukan kegiatan olahraga/latihan fisik dikarenakan adanya energi yang dikeluarkan saat melakukan aktifitas tersebut. Asam laktat dapat mengganggu kondisi tubuh jika proses pemulihan pasca olahraga/latihan fisik tidak dilakukan dengan baik.

Terdapat berbagai metode dalam pemulihan pasca olahraga/latihan fisik, salah satunya adalah dengan metode sport massage. Menurut Mumford (2014), massage adalah rangkaian yang terstruktur dari tekanan atau sentuhan. Tangan dan bagian tubuh yang lain seperti lengan bawah dan siku dapat digunakan untuk melakukan manipulasi di atas kulit, terutama pada bagian otot dengan gerakan mengurut, menggosok, memukul, dan menekan.

Sumber Gambar: https://www.google.com

MT Kurniawan & Sifaq (2018) dalam penelitiannya mengenai sport massage menyatakan bahwa terdapat penurunan kadar asam laktat yang signifikan pasca latihan Circuit Training melalui metode Sport Massage. Menurut Purnomo (2015) menyatakan bahwa Laktat bisa hilang dengan istirahat, tetapi dengan manipulasi massage proses pengeluaran sisa-sisa pembakaran ke aliran darah dipercepat. Massage dapat membantu meningkatkan aliran darah pada otot skelet sebagai jalan percepatan tingkat aliran laktat untuk dieliminasi keberbagai tempat. Dengan demikian massage dapat digunakan sebagai teknik untuk mempercepat pembersihan laktat didalam tubuh. Hal senada dinyatakan oleh Nila (2016) bahwa pemberian manipulasi sport massage selama 10 menit memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan jumlah kadar laktat darah setelah melakukan aktifitas fisik maksimal. Dan Hoffman et al. (2016) menjelaskan metode sport massage memberikan pengaruh terhadap pemulihan otot setelah intervensi hingga 7 hari setelahnya.

Metode Sport Massage merupakan salah satu cara untuk mempercepat pemulihan dengan menghilangkan asam laktat lebih cepat pasca olahraga/latihan fisik, selain itu dengan melakukan metode ini terdapat banyak manfaat salah satunya adalah memberi efek relaksasi saat perlakuan sport massage.

Sumber Gambar: https://www.google.com

Kepustakaan:
Mumford AD, Ackroyd S, Aikhan R, Bowles L, Chowdary P, Grainger J, et al. Guideline for the diagnosis and management of the rare coagulation disorders. British J of Haematol. 2014
MT Ardani Kurniawan. Aghus Sifaq (2018) Perbandingan Metode Hydrotherapy Cold Water Immersion (Cryotherapy) Dengan Sport Massage Terhadap Penurunan Kadar Asam Laktat Pasca Circuit Training. Jurnal UNESA
Nowo Tri Purnomo (2015). Perubahan Kadar Laktat Darah Akibat Manipulasi Sport Massage Pada Latihan Anaerob.
Nila Sari Rosentasagala. (2016) Pengaruh Pemberian Manipulasi Sport Massage Terhadap Kadar Laktat Darah Setelah Melakukan Aktifitas Fisik Maksimal. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan
M. Hoffman, N. Badowski, J. Chin et al (2016) A Randomized Controlled Trial of Massage and Pneumatic Compression for Ultramarathon Recovery.

 39,425 total views,  3 views today